Ir Abdullah Puteh MSi |
Ini dia alasannya:
- Pertama, berdasarkan diskusi dengan sahabat-sahabat, dan tokoh masyarakat Aceh, serta dengan para alim ulama, mereka mengharapkan Puteh agar meluangkan waktu untuk maju kembali mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur Aceh pada Pilkada 2017 melalui jalur perseorangan (independen).
- Kedua,
apabila orang-orang yang cerdas dan mempunyai sedikit pengalaman yang
lebih baik, tidak mau ambil bagian dan tak peduli terhadap fungsi
kepemimpinan dalam suatu masyarakat, maka tunggulah saatnya masyarakat
itu akan dipimpin oleh mereka yang tidak mempunyai ilmu pengetahuan.
- Ketiga, apabila kekuatan kebenaran dan kebaikan itu tidak diorganisir
dengan sebaik-baiknya, maka kebenaran dan kebaikan itu akan dikalahkan
oleh kebatilan dan kejahatan.
- Keempat, apabila suatu urusan atau
pekerjaan diserahkan kepada orang-orang yang bukan ahlinya, maka
tunggulah kehancurannya (Alhadis).
- Kelima, Allah Swt telah berjanji
di dalam kitab suci-Nya bahwa kekuasaan (jabatan itu) akan digilirkan
kepada orang-orang yang disukai-Nya. Kekuasaan itu hanya milik Allah
Swt, bukan milik manusia. Allah akan berikan kemuliaan kepada
orang-orang yang ia kehendaki; dan Allah berikan kehinaan kepada
orang-orang yang Ia kehendaki. Allah Mahakuasa untuk melakukan semua
itu. Di sinilah nilai-nilai keimanan kita diuji dan dipuji oleh Allah,
sesuai dengan tingkat kesadaran dan keikhlasan kita dalam menerima hukum
takdir Allah.
- Keenam, berdasarkan kepada hukum bahwa mencalonkan
diri sebagai gubernur/wakil gubernur adalah suatu kewajiban bagi mereka
yang memiliki kemampuan dan dilindungi oleh undang-undang. Terpilih atau
tidaknya seseorang, semuanya terpulang kepada rakyat yang memilihnya
secara demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Puteh juga menggagas Tri Bakti Rakyat. Muatan dari Tri Bakti Rakyat ini
adalah 1) Menegakkan syariat Islam, 2) Revolusi pertanian, dan 3)
Revolusi birokrasi. "Seluruh aparat birokrasi kita dorong dan doakan
agar hatinya benar-benar berpihak kepada anak yatim dan fakir miskin,"
kata Puteh.
Akademisi, peneliti, dan pengusaha diminta Puteh bekerja sama dengan pemerintah untuk membuka lapangan kerja di Aceh.
Ia juga berjanji, jika terpilih, akan mengangkat seluruh tenaga honorer di Aceh sesuai tingkat pendidikan dan skill-
Laporan Yarmen Dinamika SERAMBINEWS.COM,
Akademisi, peneliti, dan pengusaha diminta Puteh bekerja sama dengan pemerintah untuk membuka lapangan kerja di Aceh.
Ia juga berjanji, jika terpilih, akan mengangkat seluruh tenaga honorer di Aceh sesuai tingkat pendidikan dan skill-
Laporan Yarmen Dinamika SERAMBINEWS.COM,
No comments:
Write komentar